28 Mar 2020

menulis artikel ramah SEO dengan mudah


Setelah setahun saya bekerja di Storial sebagai content writer, pada bulan Oktober 2019 lalu saya akhirnya memutuskan untuk mengajukan resign. Kemudian mencoba mencari pekerjaan baru, yang masih berhubungan dengan content writer, tapi juga punya tantangan baru buat saya.

Singkat cerita, di bulan November saya mendapat pekerjaan baru di salah satu e-commerce di Indonesia, yaitu farmaku.com. Farmaku adalah salah satu website apotek online, yang juga mempunyai toko apotek offline tersendiri di Jakarta dan Serpong.

Dari Farmaku saya mulai mengawali karier sebagai SEO content writer dengan modal berani coba dan keinginan saya untuk belajar soal SEO. Kenapa saya bilang seperti itu? Karena pada dasarnya saya belum pernah punya pengalaman menulis artikel yang ramah SEO atau biasa disebut SEO Friendly.


Beruntung di Farmaku, saya mendapat tim dan teman kerja yang mau mengajari saya dengan sabar dan membagikan ilmu mereka kepada saya. Dari situlah, saya pelan-pelan mulai belajar cara menulis artikel yang ramah SEO, mengenal istilah-istilah SEO yang selama ini belum pernah saya tahu, hingga belajar menggunakan beberapa tools SEO yang biasa digunakan oleh SEO specialist atau SEO content writer.

Melalui tulisan ini, saya ingin membagikan pelajaran yang saya dapat setelah sekitar lima bulan saya bekerja sebagai SEO content writer Farmaku. Mungkin artikel ini cocok untuk pemula yang mau belajar menulis artikel dan ingin mengenal teknik-teknik menulis SEO yang bisa diterapkan untuk website atau blog pribadi.

Apa itu SEO?


pengertian SEO


Sebelum saya masuk ke pembahasan cara menulis artikel yang ramah SEO. Di bagian ini, saya mau memberi penjelasan singkat mengenai SEO atau apa itu SEO? Dan mengapa SEO itu sangat penting dan dibutuhkan untuk sebuah website atau blog.

Pengertian SEO


Search Engine Optimization (SEO) artinya optimasi mesin pencari. Sementara SEO sendiri adalah cara atau usaha yang dilakukan untuk memaksimalkan website atau blog beserta isinya (konten artikel) agar website atau blog yang kita punya bisa muncul di halaman pertama pada mesin pencari seperti Google dan lainnya. Sampai sini, semoga kamu punya gambaran soal apa itu SEO.

Perbedaan on-page dan off-page SEO


Dalam dunia SEO ada istilah on-page dan off-page SEO. Apa itu on-page dan off-page ini?

On-page: concerned with content on the website and how to well it is optimized for relevant keywords, and how it provides a good 'user experience' for visitors.

Supaya mudah memahaminya, SEO on-page itu teknik yang berkaitan dengan konten di situs web dan bagaimana cara mengoptimalkannya, menggunakan kata kunci yang relevan atau keyword yang paling banyak dicari.

Sementara off-page: concerned with inbound links from other website to your site. Jadi, teknik SEO Off-page itu teknik yang kita lakukan di luar website atau blog. Misalnya mencari backlink untuk website kita. Apa itu backlink? Backlink merupakan link yang ditanamkan di berbagai website lain, kemudian mengarahkannya ke website atau blog kamu dengan tujuan meningkatkan kualitas SEO dan SERP, meningkatkan jumlah visitor website kamu, hingga meningkatkan PageRank dari website. PageRank sendiri merupakan sistem scoring dari 1 -10 yang diciptakan Founder Google, Larry Page untuk menilai seberapa tinggi score dari suatu website.

Selain mencari backlink, teknik SEO off-page lainnya adalah membangun backlinks. Membangun backlinks dilakukan karena semakin banyak backlink yang mengarah ke website atau blog kita, maka semakin bagus website atau blog yang kita miliki pada mesin pencari (SERP).

Untuk SEO Off-page biasanya dilakukan oleh SEO specialist. Sementara untuk SEO content writer seperti saya, fokusnya lebih kepada SEO on-page, yang berkaitan dengan isi konten di suatu website.

Istilah SERP (Search Engine Result Page) dalam SEO menunjukkan halaman hasil mesin pencari atau hasil yang muncul ketika kita mencari sesuatu di mesin pencari Google. Jadi, sederhananya SEO itu tekniknya, sedangkan SERP itu hasilnya.

Kenapa mengejar halaman pertama di mesin pencari?


Semua orang SEO ingin website mereka bisa berada di urutan pertama mesin pencari dan mudah ditemukan user. Mengapa demikian? Karena jika suatu website bisa muncul di halaman pertama mesin pencari seperti Google, artinya website tersebut bisa mendapatkan peluang besar untuk mendapatkan kunjungan atau clicks dari user.

Selain itu, berdasarkan hasil penelitian yang saya baca dari searchenginejournal, menunjukkan bahwa tiga posisi peringkat pertama pada pencarian organik bisa menghasilkan hampir 40% click. Jika website atau blog kita tidak berada di halaman pertama pada mesin pencari, artinya kita tidak memenangkan klik (peluang mendapatkan kliknya lebih sulit). 

Untuk itu, teknik SEO di sini sangatlah dibutuhkan agar website atau blog kita jadi lebih mudah ditemukan dan meraih posisi pertama pada mesin pencari seperti Google. Sedangkan alasan lainnya, SEO juga bisa memberikan dampak pada siklus pembelian. 

Contohnya, sebelum membeli, seseorang biasanya akan mencari tahu produk yang mereka akan beli. Mulai dari mencari tahu harga produk hingga review produk tersebut. Nah, dari situlah, kesempatan kita untuk menyampaikan pesan, memberikan penawaran terkait produk atau jasa yang kita miliki kepada calon customer kita. Maka dari itu, banyak pebisnis yang berlomba-lomba agar website mereka ada di halaman pertama SERP Google.

Lalu, bagaimana dengan blog pribadi? Menurut saya, penggunaan teknik SEO juga bisa diterapkan untuk blog pribadi. Pada review buku Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang karya Jeong Moon Jeong, saya mencoba menerapkan beberapa teknik SEO ke dalamnya. Saya tak menyangka, tulisan tersebut berhasil berada di halaman pertama Google setelah dua bulan hingga tulisan ini saya buat.

contoh artikel SEO friendly


Berbeda dengan tulisan lain yang saya tulis hanya untuk sekadar menulis, tanpa melakukan optimasi. Tulisan book review tersebut hingga saat ini telah dibaca hingga 1000-an orang dalam waktu singkat. Setelah melihat hasilnya, saya jadi berencana melakukan optimasi untuk tulisan atau postingan sebelumnya dan menerapkan teknik SEO ini ke setiap tulisan saya ke depannya hehe.

Kalau kamu gimana? Apakah tertarik menerapkan teknik SEO untuk tulisanmu? Jika jawabanmu, "Ya." Simak terus tulisan ini.

Inilah cara saya menulis artikel SEO friendly


Setelah mengetahui pengertian SEO dan seberapa besar pengaruh SEO terhadap website atau blog yang kita punya. Kini, kita masuk ke cara menulisnya. Berikut ini cara menulis artikel SEO dan hal-hal yang perlu diperhatikan saat menulis artikel untuk website atau blog kita:

1. Menetapkan fokus keyword


keyword untuk SEO

Dari awal saya sering sebut soal keyword. Tapi, fungsinya keyword itu apa sih?

Keyword digunakan untuk menganalisis suatu website atau blog kita. Hal ini dilakukan agar website atau blog kita mudah ditemukan pada mesin pencari. Agar memudahkan Google menganalisis website kita, hal yang perlu dilakukan adalah menggunakan keyword yang tepat. Untuk itu, sebelum menulis, biasanya saya akan mencari keyword yang akan digunakan dalam menulis artikel sesuai dengan tema atau topik yang akan ditulis.

Dalam SEO, ada dua jenis keyword yang perlu kamu tahu, yaitu short tail keyword dan long tail keyword. Short tail keyword adalah keyword yang terdiri dari satu atau dua kata dan memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi karena kurang spesifik. 

Sementara long tail keyword adalah keyword yang memiliki kata kunci yang lebih spesifik dan tingkat persaingan yang sangat rendah. Long tail keyword juga merupakan kata kunci turunan dari short tail keyword. 

Contoh: virus corona (short tail keyword), cara penyebaran virus corona (long tail keyword)

Dalam menentukan keyword apa saja yang akan dipakai dalam tulisan yang saya buat. Saya akan melakukan riset pada keyword tersebut. Tools yang biasa saya pakai untuk melakukan riset keyword adalah Ahrefs. Untuk menggunakan tools ini, kamu perlu berlangganan setiap bulannya.

Selain Ahrefs, tools SEO lainnya yang bisa diakses, yaitu Google Trends, Keyword Planner, Google Search Console, dan Keywordtool.io.

2. Gunakan keyword di judul artikel atau title tag


menggunakan keyword dalam seo


Setelah memiliki focus keyword untuk artikel yang akan saya tulis. Saya bisa menggunakan keyword tersebut menjadi judul artikel atau title tag artikel saya. Dalam membuat judul, kamu bisa membuat judul di awal sebelum menulis artikel atau di akhir setelah artikel kamu selesai ditulis.

Kalau saya pribadi, dalam membuat judul tidak pernah menentu. Kadang di awal, kadang di akhir, karena saya tidak mau terlalu pusing atau lama memikirkan judul. Yang penting, dalam membuat judul focus keyword kamu jangan sampai terlewatkan.

Di awal, saya bilang fokus keyword ini mesti ada dalam judul atau title tag artikelmu. Namun, apa perbedaan antara judul dan title tag?

Judul artikel adalah judul dari tulisan yang kita buat. Sementara title tag (browser title) adalah judul yang muncul di SERP Google. Supaya lebih memudahkan untuk membedakan keduanya, berikut contoh judul artikel dan title tag artikel yang saya gunakan pada artikel sistem imun.

Contoh title tag: 9 Suplemen Yang Bantu Tingkatkan Sistem Imun. Title tag ini muncul di SERP Google.

contoh title tag untuk SEO

Sementara, judul artikelnya adalah Rekomendasi 9 Suplemen Terbaik dan Aman untuk Tingkatkan Sistem Imun Tubuh.

contoh judul artikel untuk SEO

Dari sini, kamu bisa tahu ya bedanya judul artikel dengan title tag?

3. Buat judul yang menarik


judul artikel SEO Friendly yang menarik



Sebelum membuat judul yang menarik, pasti kamu bertanya-tanya. Judul yang menarik itu yang seperti apa, sih?

Buat saya, judul yang menarik adalah judul yang menimbulkan rasa penasaran atau menarik perhatian saya, sehingga saya mau membaca artikel tersebut. Saat membuat judul, biasanya saya akan memposisikan diri saya sebagai pembaca. Jika saya pembaca, apakah judul tersebut akan membuat saya membaca atau tidak.
.
Ketika membuat judul, kamu bisa menggunakan angka atau pertanyaan. Contohnya seperti berikut.


  • Cuci Tangan pakai Hand Sanitizer atau Sabun, Mana yang Lebih Efektif?
  • Olahraga yang Bisa Dilakukan di Rumah Selama Social Distancing

Meski kamu berusaha, membuat judul yang clickbait, usahakan untuk tidak membohongi pembacamu. Apalagi kalau antara judul dengan isi tulisan tidak sesuai. Buatlah judul yang bisa memberikan gambaran isi tulisan kamu dengan cara yang menarik.

Dalam membuat judul, usahakan agar tidak membuat judul yang terlalu pajang. Biasanya saya membatasi jumlah kata agar tidak lebih dari 10 kata.

4. Buat tulisan yang panjang dan mendalam


cara membuat tulisan mendalam untuk artikel SEO



Buat tulisan yang panjang dan dalam atau istilahnya in-depth content. Artikel yang panjang dan memiliki pembahasan yang mendalam, akan membuat kontenmu lebih baik dan kaya. Namun dengan catatan, pembahasanmu tidak bertele-tele. Mungkin, kamu bertanya-tanya, minimal berapa kata yang sebaiknya kita tulis untuk artike kital?

Tulislah artikel minimal 500 kata. Kalau kamu bisa menulis lebih dari itu, ya, tentu saja lebih bagus. Dalam menulis, sebisa mungkin saya menulis lebih dari 500 kata hingga 1000 kata untuk satu artikel. Untuk mengetahui jumlah kata yang kita tulis, kamu bisa menggunakan tools wordcounter.net. Tools tersebut bisa kamu akses secara gratis.

5. Gunakan internal link


contoh internal link

Internal link adalah link antar halaman dalam satu blog atau website. Dalam penggunaan internal link, usahakan untuk tidak sedekah link (istilah yang biasa digunakan orang SEO). Kenapa? Karena hal ini bisa membantu menaikkan traffic website lain.

Contoh internal link:

cara menambah internal link

Ketika menggunakan internal link, seperti contoh di atas. Biasanya saya akan mencari artikel dengan topik atau fokus keyword yang sama dengan artikel yang saya tulis. Misalnya, saya menulis artikel mengenai suplemen imun. Maka, internal link yang saya gunakan tentu berkaitan dengan sistem imun, seperti makanan yang dapat membantu meningkatkan sistem imun.

6. Gunakan heading dan subheading


cara membuat heading dan subheading


Heading merupakan perlengkapan SEO sederhana yang berfungsi menyusun tingkatan heading dan subheading pada sebuah website. Menggunakan heading dapat membantu mempermudah Google dan mesin pencari lainnya dalam mencari dan mengindex blog kamu dengan lebih cepat. Tak hanya itu, teknik heading juga dapat mempermudah pembaca untuk memahami informasi dari artikel yang kamu tulis.

Penggunaan heading untuk judul halaman blog diberi tanda (H1). Untuk judul artikel diberi tanda (H2), dan judul pada point-point artikel diberi tanda (H2). Sementara untuk judul sub poin diberi tanda (H3).

Contoh: 

H2: Suplemen yang dapat memelihara daya tahan tubuh

H3: Imboost

contoh heading dan subheading


Untuk mengetahui apakah heading dan subheading yang kita gunakan sudah tepat atau belum, kamu bisa melakukan diagnosis pada artikel yang sudah selesai ditulis. Biasanya, tools yang saya gunakan untuk mendiagnosis artikel adalah SEOquake. 

Diagnosis heading dan subheading


Kalau di bagian Headings sudah ada tanda ceklis hijau artinya heading yang kamu gunakan sudah benar.

7. Persingkat URL


singkatan dari URL


URL (Uniform Resource Locator) adalah istilah yang digunakan untuk menyebut halaman website. Dalam membuat URL, buatlah URL yang pendek dan mengandung fokus keyword, serta relevan dengan konten yang ditulis. Gunakan juga tanda hubung (-) untuk memisahkan keywords pada URL 

Contoh URL: suplemen-sistem-imun.

Ketika membuat URL, hindari menggunakan huruf kapital, angka, ruang kosong, simbol atau karakter khusus. Biasanya saya membuat URL dengan maksimal 3 kata yang sudah mengandung keyword.

Contohnya: suplemen-sistem-imun

membuat URL yag singkat pada artikel

8. Masukan meta deskripsi


meta description pada seo


Meta deskripsi adalah penjelasan singkat mengenai isi dari sebuah halaman web kita. Dalam menulis meta deskripsi sebaiknya masukan fokus keyword, namun tetap menarik agar pencari mengklik website kita. Buatlah meta deskripsi tidak lebih dari 155 kata. 

Contoh meta deskripsi: 

Menghindari kebiasaan menyentuh wajah dapat membantu mencegah penularan virus corona melalui tangan. Simak 5 tipsnya berikut ini (terdiri dari 128 kata)

9. Hindari plagiarisme


cek plagiat pada artikel


Jika kontenmu mengandung unsur plagiarisme, Google akan membaca kontenmu sebagai duplicate content. Duplicate content terjadi saat blog atau website dianggap memiliki isi konten yang sama atau mirip dengan website lain. Jika kontenmu dianggap duplicate content, maka hal ini akan merusak reputasi websitemu di mata Google. Demi menghindari hal ini, buatlah artikel menggunakan gaya bahasamu sendiri.

Untuk memastikan bahwa tulisanmu tidak dianggap plagiat, kamu bisa menggunakan tools Smallseotools.com, lalu pilih fitur plagiarism checker.

10. Optimasi gambar


cara mengoptimasi gambar untuk seo


Konten tidak hanya berupa tulisan saja, tapi bisa berupa gambar, video, atau infografik. Nah, jika kamu menambahkan gambar, video, atau infografik pada artikelmu, jangan lupa untuk memberi nama file kamu sesuai dengan fokus keyword yang digunakan. 

Tulis focus keyword pada alt text gambar kamu agar memudahkan mesin pencari mendeteksi artikel atau konten kamu. Selain itu, untuk membuat loading page kamu berjalan dengan cepat, kamu bisa mengoptimasi gambarmu dengan dengan memperkecil ukuran. Tools yang bisa digunakan di antaranya, yaitu tinypng.com atau compressjpeg.com.

Itulah 10 cara yang bisa kamu lakukan untuk menulis artikel yang SEO-friendly atau ramah SEO. Semoga artikel ini bisa berguna untuk kamu yang baru mulai belajar menulis. Terus berlatih menulis dan jangan pernah bosan untuk belajar.

Kalau ada hal yang kurang jelas atau ada yang ingin kamu tanyakan, silakan tinggalkan pertanyaan kamu di kolom komentar atau sapa saya di Instagram @senjaandbooks hehe.

3 komentar

artikelnya bagus banget, jadi lumayan ngerti tentang SEO. Mau tanya kak, utk buat URL yg singkat itu gimana ya? soalnya biasanya url itu sudah otomatis terbentuk sesuai dg judul yg saya tulis di blog. misalnya ini saya buat judul di blog dan urlnya tetap panjang: http://azkia-04.blogspot.com/2020/03/menjelajah-museum-wayang-ngeri-ngeri.html

terimakasih kak jawabannya

REPLY

terimakasiiiiiih
Penjelasan SEO yang sangat mudah dimengerti. Sulit sekali memahamkan diri ini mengenai SEO. akhirnya sedikit tercerahkan di artikel kakak :)

REPLY

Senja and Books . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates