24 Des 2019


Pernah bertemu atau berhadapan dengan orang-orang kasar? Yang suka seenaknya melontarkan komentar-komentar tajam, sehingga membuat kamu salah tingkah atau merasa dipermalukan?

Tapi, kamu sulit mengutarakan perasaan kamu? Sulit menolak perkataan mereka?

Jika jawabanmu, "iya."

Artinya, buku Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang merupakan jawaban dari permasalahan kamu.

Sekilas Tentang Buku


Buku bersampul cokelat dengan judul Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang berhasil menarik perhatian saya ketika berada di toko buku Sabtu lalu (21/12). Buku yang ditulis oleh penulis asal Korea, Jeong Moon Jeong merupakan buku nonfiksi yang diterjemahkan oleh Penerbit Gramedia (2019). Judul aslinya adalah How to Deal with Rude People with a Smile.

Buku setebal 205 halaman ini dibagi menjadi lima bagian:

  1. Bagian 1: Tidak Perlu Menjadi Orang Baik
  2. Bagian 2: Dunia Akan Terasa Lebih Baik Jika Kita Tidak Bersikap Pasrah
  3. Bagian 3: Cara-cara Mengekspresikan Diri
  4. Bagian 4: Membiasakan Diri Tidak Terpengaruh Komentar Negatif
  5. Bagian 5: Cara Menghadapi Orang Kasar Dengan Senyuman 

Dari lima bagian, setiap bagian terdiri dari beberapa bab tentang cerita, pemikiran, serta cara-cara praktis yang dibagikan penulis agar bisa bersikap tegas dalam menghadapi orang-orang yang kasar seperti yang diungkapkan penulis dalam kata pengatar berikut:
"Dalam buku ini, aku mengemukakan cara-cara yang paling efektif dan menceritakan semua yang kusadari dalam prosesnya. Jangan berkecil hati jika bertemu orang kasar, karena ada banyak cara yang memungkinkan kita menyampaikan peringatan kepada mereka dengan sikap yang berkelas dan tetap tersenyum."
Selain itu, di buku ini banyak saya temukan kutipan dari buku-buku yang penulis baca. Misalnya seperti buku berjudul Elbow Room karya penulis berkulit hitam, James Alan McPherson.

"Ayahku dan kakak laki-lakiku yang tinggal di New York pernah berkata seperti ini, "Kau harus belajar menyanjung diri sendiri jika ingin mendapatkan semua yang ingin kaudapatkan di dunia ini."

"Kenapa begitu, Leon?" tanya guruku dengan nada bosan.

"Karena," kata anak kecil itu membusungkan dada. "Karena jika aku tidak memuji diriku sendiri, tidak ada seorang pun yang memujiku. Itulah yang dikatakan ayahku."

Apa yang saya dapat setelah membaca buku ini?


Saya pembaca yang senang membaca buku-buku bertema self-improvement karena dari buku bertema ini saya mendapat banyak pelajaran, pemahaman, dan wawasan baru untuk bisa mengembangkan diri saya, serta mengenali diri saya lebih jauh.

Saya tidak menyukai buku self-improvement yang terlalu menggurui dan mengharuskan saya untuk ini-itu. Menurut saya, buku Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang bukan buku yang seperti itu.

Dari setiap bab yang dibahas dan diceritakan penulis, semua terasa mengalir dan menyenangkan untuk dibaca, tanpa pernah merasa sedang digurui. Buku ini seperti teman yang kembali mengingatkan saya tentang bagaimana saya harus bersikap dan menghadapi orang lain, terutama ketika berhadapan dengan orang-orang yang bersikap kelewat batas.

Selain itu, buku Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang juga mengajarkan beberapa sikap seperti berikut ini:

  • Tidak perlu memaksa diri agar bisa diterima orang lain
  • Belajar menolak dengan tegas permintaan orang lain
  • Terbiasa tidak terpengaruh komentar negatif
  • Tidak mudah sakit hati gara-gara kritik negatif
  • Menghadapi orang yang kelewat batas
  • Tidak perlu menjawab semua pertanyaan

Selain poin-poin di atas, masih banyak hal yang bisa didapatkan ketika atau setelah membaca buku Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang ini. Nggak percaya? Kamu bisa membuktikannya sendiri!

Apa bagian favorit dalam buku ini? 


Kalau ditanya, bagian mana yang paling saya suka dalam buku Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang? Secara keseluruhan saya menyukai isi buku ini. Berikut saya bagikan 5 bab dan kutipan yang saya suka dari buku ini:

Bab: Tidak Perlu Menjawab Semua Pertanyaan

"Manusia tidak perlu menjawab semua pertanyaan. Kau tahu apa yang terjadi jika mencoba menjawab segalanya? Kau akan kehilangan jati dirimu sendiri."


Bab: Kita Harus Belajar Memuji Diri Sendiri

"Yang terpenting adalah apa yang kupikirkan tentang diriku sendiri, bukan apa yang dipikirkan dunia tentang diriku."


Bab: Belajar Menolak Dengan Tegas dan Berkelas

"Jika berusaha menjadi orang baik bagi semua orang, kitalah yang akan kewalahan nantinya."


Bab: Berusaha Membahagiakan Diri Sendiri Hari Ini

"Jangan mencoba memenuhi harapan orang lain dan jalanilah hidup sesuai yang kita inginkan. Aku selalu mengingatkan diri untuk menjalani hidup tanpa penyesalan. Waktu dan energi kita terbatas, jadi janganlah kita buang-buang untuk hal yang tidak berguna. Kita harus berusaha membuat diri kita sendiri bahagia hari ini."


Bab: Jangan Buru-buru Menilai

"Jika hanya mengelilingi diri dengan orang-orang yang berpikiran dan berpandangan sama seperti kita, kita tidak akan berkembang. Jadi, daripada langsung memutuskan "aku tidak suka" atau "ini bukan gayaku", sebaiknya kita berpikir "mungkin itu tidak sesuai untukku saat ini".

Apakah layak untuk dibaca?


Pertanyaan penting, "Apakah buku ini layak untuk dibaca?"

Jawab saya, tentu saja.

Buku yang saya beli di Gramedia Pondok Indah Mal seharga Rp69.000 ini sangat layak untuk dibaca. Untuk buku harga segitu, dengan isi yang bagus, dan menyenangkan untuk dibaca, serta memberikan kepuasan setelah membacanya menurut saya sangatlah worth it untuk dibeli dan dimiliki.

Lalu, bagimana dengan terjemahan buku ini?


Untuk terjemahan buku ini, menurut saya terjemahannya cukup enak dibaca. Terbukti, dalam tiga hari saya bisa menyelesaikan buku ini, tanpa gangguan karena terjemahannya yang sulit dipahami atau membingungkan, sampai harus mikir keras ketika membacanya.

Terakhir, saya harap kamu menyukai buku ini seperti saya menyukainya hehe

6 komentar

Wah menarik kayanya bukunya.
Setuju banget untuk berusaha membahagiakan diri sendiri hari ini.. soalnya kalau kita selalu mikirin buat menuhin harapan orang lain, bisa2 kita blm tentu bs bahagia..

REPLY

“Belajar menolak dengan tegas permintaan orang lain”

ini kayanya salah satu buku yang harus aku baca, terimakasih septi!

REPLY

Lagi nunggu banget buku ini sampai di rumah. Septi memang racun banget kalau soal buku. Nice review, Sep!

REPLY

Jadi kepingin beli bukunya..

Yaaaah... " Tak perlu memaksakan diri agar diterima orang lain"..

REPLY

Kak, reviewnya fullfiling banget. Makasih kak

REPLY

Senja and Books . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates