Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Menjadi Minimalis: Peran Barang Terhadap Kualitas Diri

Pada dasarnya manusia adalah makhluk minimalis. Saat kita terlahir ke dunia. Kita tidak membawa apa-apa. Tapi, mengapa saat kita tumbuh dan beranjak dewasa, kita malah semakin sering membeli dan mengumpulkan begitu banyak barang, yang bahkan sebetulnya bukan barang yang kita butuhkan?
Karena manusia itu sebenarnya ingin memperlihatkan seberapa berharga diri mereka kepada orang lain, melalui benda. Kita ingin menyampaikan kepada orang lain bahwa kita itu punya nilai. Hal itu, tentu merupakan sesuatu yang wajar sebenarnya. Tapi, permasalahannya yaitu, terletak pada cara kita memperlihatkan nilai itu.
Setiap orang tentu memiliki kualitas diri yang berbeda-beda. Sebagian langsung terlihat dari penampilan fisiknya. Ada yang cantik, tampan, punya bentuk tubuh yang bagus, dan lainnya yang bisa dinilai oleh orang lain karena semua orang bisa mengerti "pesan" yang disampaikan dari penampilan fisik hanya dengan sekali melihatnya. Tapi, seberapa pun kerasanya usaha kita untuk mengubah…

Belajar Mandiri Secara Finansial

Gambar
Akhir-akhir ini aku sering kepikiran untuk belajar mengatur keuangan. Meski semuanya, harus mulai kulakukan secara perlahan dan bertahap. Dimulai dari menahan diri untuk tidak boros, dengan tidak membelanjakan uang untuk sesuatu yang sebenarnya tidak perlu banget atau mendesak.

Kenapa aku baru kepikiran untuk belajar mengatur keuangan sekarang?
Pertama, saat ini usiaku sudah 21 tahun. Di saat teman-teman seusiaku sudah memiliki pekerjaan, bisa bebas secara finansial, bisa mengurangi beban orangtua mereka.

Sementara aku?

Aku masih kuliah dan berstatus mahasiswa. Belum punya pengasilan sendiri.

Walau di bulan Oktober akhir, secara tiba-tiba aku mendapatkan tawaran pekerjaan lewat DM Instagram. Tapi statusku ini masih pekerja paruh waktu alias part time. Aku part time di sebuah startup yang baru tiga tahun ini berdiri. Namanya Storial.

Ada diantara kalian yang mungkin pernah mendengar soal Storial?

Storial itu sebuah platform yang menyediakan bacaan secara gartis atau berbayar khusus ce…

Hidup Tanpa Target, Apa Nggak Masalah?

Gambar
Hidup itu penuh dengan kejutan. Belakangan aku merasakan hal itu. Banyak hal tak terduga datang dalam kehidupanku yang biasa-biasa ini.
Kadang-kadang aku berpikir, "Kenapa ya, aku bisa ada di sini? Padahal aku nggak pernah membayangkan sedikit pun akan ada di sini sebelumnya."
Berkaca pada diri sendiri, jika melihat sosok Septi yang dulu, bisa dikatakan Septi yang dulu termasuk orang yang ambisius, terutama dalam mendapatkan sesuatu yang dia inginkan. Sebenarnya, sekarang pun masih tetap ambisius, tapi kadarnya lebih rendah saja. Tidak seambisius dulu lagi. Aku ingat, saat masih duduk di bangku SMK, aku sering membuat target "hal-hal apa saja yang harus aku dapat". Contohnya dalam nilai ujian. Aku pernah memasang target nilai bahasa Indonesia-ku harus 100 saat Ujian Nasional. 
Aku pasang target itu di dinding kamarku. Setiap bangun atau sebelum tidur, aku bisa selalu melihatnya, dan aku selalu mengingat target itu di kepalaku. Jadi, kalau aku malas belajar, aku ak…