Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2016

Bagaimana Cara Membaca Banyak Buku?

Gambar
"Terlalu banyak buku yang ingin kubaca, tapi sedikit waktu yang kupunya." Pernah nggak sih, kalian merasa ingin membaca banyak buku, tapi waktu yang kalian miliki itu terbatas? Jika iya, aku bakal memberikan tips supaya kalian bisa membaca banyak buku, meski waktu yang kalian miliki terbatas, baik karena aktivitas yang padat atau tugas yang menggunung.
Tips kali ini, biasa aku terapkan dalam kehidupanku sehari-hari, meski aku disibuki beragam kegiatan di kampus, organisasi, atau di rumah, serta tugas-tugas kuliah yang tidak pernah ada habisnya, tapi aku masih bisa membaca banyak buku. Kalian, pun bisa menerapkannya juga.
1. Luangkan 15 menit sehari untuk membaca


Dalam sehari kita memiliki waktu 24 jam untuk melakukan berbagai aktivitas. Diantara 24 jam waktu yang ada, kita bisa meluangkan minimal 15 menit sehari untuk membaca. 15 menit merupakan waktu yang sedikit untuk membaca. Jadi, sesibuk apa pun kalian, coba sempatkan untuk membaca. Jika kita bisa membaca buku lebih dar…

Senja Untuk Raga

Pergantian sore menjadi malam selalu menjadi momen yang kutunggu. Ketika langit biru perlahan berganti jingga. Pancaran sinar mentari yang meredup terasa hangat menyentuh permukaan kulit. Burung-burung terbang ke arah barat seakan senja adalah rumahnya. Entah mengapa aku menyukai momen itu, apa lagi ketika senja datang saat itu, kamu pun datang. Hari itu untuk pertama kalinya, aku bertemu denganmu. Tiba-tiba kamu menghampiriku yang sedang duduk sendirian di pasir putih, sambil menikmati langit jingga, debur ombak, serta semilir angin yang bertiup lembut, membuat rambut panjangku yang terurai sedikit berantakan. “Boleh aku duduk di sini?” tanyamu saat itu sambil tersenyum simpul. Aku menoleh ke arah suara yang terdengar hangat ditelingaku. Ketika kutahu suara itu, ternyata berasal dari suaramu. Pria bertubuh lebih tinggi sekitar 15 cm dariku. Tingginya kira-kira 175 cm. Alis mata tebal dengan tulang hidung yang tampak jelas, menunjukkan hidung mancung. Matanya menatap ke arahku seakan be…