Selasa, 23 Desember 2014



Bisa kebayang ngga sih, rasanya bisa melihat masa depan dan masa lalu kita atau seseorang? Tentunya sangat mengasikan bukan? Tapi, apakah itu semua bisa dilakukan? Jawabannya tentu saja bisa. Yang akan kita lakukan dan bahas disini bukan dengan cara-cara membaca ramalan baik melalui tangan atau kartu yang biasa para peramal lakukan, karena hal tersebut jika dalam agama saya, yaitu agam islam sangat dilarang dan diharamkan, percaya dengan ramalan saja sudah menimbulkan dosa, apa lagi melakukannya?


Lalu bagaimana dong caranya? Penasarankan? Saya akan coba memberi tahu caranya supaya kalian dapat mengetahui masa depan dan masa lalu kita atau orang lain? caranya mudah sekali, yaitu dengan cara menentukan sebuah pilihan yang tepat. 
Kok bisa menentukan pilihan bisa membuat kita mengetahui masa depan atau masa lalu? Sebelum masuk ke pembahasan utamanya, saya akan memberikan sebuah cerita. Coba kalian pahami  dan simak cerita ini baik-baik ya.

Saya memiliki berbagai macam teman di sekolan. Saya senang mengamati tingkah laku mereka karena dengan hal tersebut saya bisa mengetahui segala sifat dan tingkah laku mereka yang berbeda-beda. Dari berbagai teman yang ada, saya akan ambil dua orang teman yang akan saya jadikan contoh dalam cerita ini. 
Karena tidak ingin melukai perasaan orang tersbut, maka nama mereka saya samarkan. Sebut saja teman saya yang satu ini bernama A. Si A ini adalah anak yang pandai di sekolah, sering kali mendapatkan prestasi yang luar biasa sehingga membuat para guru dan teman-teman di sekolah sangat bangga kepadanya, sementara teman saya bernama B adalah orang yang biasa saja di sekolah, berbeda sekali dengan A. 




Padahal ke dua teman saya ini bersekolah ditempat yang sama, mendapatkan pelajaran dan guru yang sama dan saling berteman satu sama lain. Tapi, apa yang menyebabkan ke duanya berbeda? Mengapa yang satu sangatlah istimewa? sampai memiliki banyak prestasi di sekolah, membuat para guru dan temannya sangat bangga kepadanya. Sedangkan si B ini menjadi siswa yang biasa-biasa saja dan kurang disenangi oleh guru dan temannya di sekolah.


Hal ini bisa terjadi karena pilihan-pilihan yang telah mereka buat sebelumnya. Saya tau, tidak hanya 
si A saja yang ingin mendapatkan banyak prestasi dan membuat orang lain bangga kepadanya. Tentunya orang lain seperti B juga ingin bisa seperti si A ini. Namun, sayangnya dia tidak bisa menentukan pilihan seperti yang di lakukan si A.


Si A lebih memilih untuk meningkatkan pelajaran yang dia dapatkan di sekolah. Merasa tidak puas dengan pelajaran yang hanya dia dapatkan dari sekolah, dia berusaha belajar lebih giat untuk bisa meraih prestasi, setelah itu dia senang mengikuti berbagai perlombaan yang ada karena merasa dirinya sudah mampu untuk bersaing dengan peserta lainnya, dan dia juga ingin mengukur kemampuannya dalam pelajaran tersebut. Apa yang dia dapat sekarang ini adalah karena hasil dari pilihan-pilihan yang dia buat sebelumnya.


Sementara si B tidak melakukan hal-hal yang dilakukan oleh si A. Dia lebih memilih menerima pelajaran yang ada dari sekolah tanpa mempelajarinya lagi, dia merasa sudah puas dengan apa yang dia dapatkan, tidak mau berusaha lebih lagi seperti yang dilakukan temannya A. Sehingga pilihan-pilihan yang dia buat sebelumnya adalah hasil dari apa yang dia pilih dan si B lebih memilih untuk menerima pelajaran yang ada di sekolah tanpa mempelajari kembali pelajaran yang telah di berikan guru di sekolah, apa yang dilakukan A tidak dilakukan oleh B.
Dari cerita singkat tersebut kita dapat menarik benang merahnya bahwa


"hidup adalah pilihan, maka segala sesuatu yang telah terjadi, yang sedang terjadi dan yang akan terjadi adalah hasil daripada pilihan-pilihan yang telah kita buat. Maka dalam menentukan atau memutuskan sebuah pilihan harus benar-benar di pikiran secara baik karena kita akan hidup berdasarkan pilihan-pilihan yang kita buat, kita akan dinilai dengan pilihan-pilihan yang kita buat, kita akan dihargai dengan pilihan yang kita buat dan kita akan menjadi seperti apa yang kita pilih dalam menentukan segala keputusan."

Hidup adalah pilihan. Oleh karena itu, kita dapat menilai seperti apa pilihan-pilihan yang dibuat pada masa lalu seseorang cukup dengan hanya melihat keadaanya sekarang.  Seperti sebuah cerita di atas. Sedangkan untuk menentukan masa depan seseorang kita bisa melihat dari pilihan-pilihan apa yang akan dibuat seseorang dari sekarang. 


Kita bisa melihat masa lalu dan masa depan seseorang dengan melihat pilihan-pilihan yang di buatnya. keadaan masa depan seseorang ditentukan oleh pilihan-pilihan yang dibuatnya saat ini. Saya sering kali melihat pergaulan anak muda yang seusia saya, mereka sering kali pulang sekolah tidak langsung pulang tapi malah nongkrong di pinggir jalan atau warung kopi sambil mengobrol dengan teman sebaya atau asik berpacaran, sambil memegang rokok di tangannya. Melihat kenyataan ini,  kita bisa melihat seperti apa kira-kira masa depan mereka?


Namun yang pasti, selama mereka tidak merubah pilihan-pilihan hidup mereka seperti itu maka tidak seorangpun dari remaja tersebut yang akan menjadi pengusaha, direktur atau apapun yang bermanfaat. Kenapa? Karena hidup adalah pilihan dan keadaan kita di masa depan ditentukan oleh pilihan hidup yang sekarang kita buat.


Begitu juga dengan saya sendiri, saya memiliki mimpi untuk menjadi seorang penulis. Untuk itu, mulai dari sekarang saya menentukan berbagai pilihan yang berhubungan atau mendukung cita-cita saya menjadi penulis diantaranya yaitu belajar menulis, menulis di blog seperti sekarang ini, terus menghasilkan karya, tidak cepat puas dengan hasil atau karya tulisan yang saya buat, berkumpul dengan orang atau komunitas yang suka menulis dan lain sebagainya. Saya melakukan pilihan tersebut karena saya berharap dengan usaha yang saya lakukan itu dapat menjadikan saya menjadi seorang penulis sesuai dengan impian saya.


Namun, jika sekarang ini saya malas menulis, tidak mau belajar menulis, dan cepat merasa puas dengan hasil yang didapat, Apakah pilihan-pilihan tersebut bisa membuat saya menajdi seorang penulis?


Keadaan dan diri kita saat ini adalah hasil akumulatif dari seluruh hal yang telah kita pilih pada masa lalu. Diri kita pada masa mendatang ditentukan oleh apa yang kita pilih pada saat ini. keadaan kita esok hari ditentukan oleh pilihan-pilihan kita hari ini. Jika kalian sudah paham tentang penjelasan tersebut, maka mulai dari sekarang mari kita sama-sama membuat pilihan-pilihan yang sesuai dengan apa yang dicita-citakan, jangan terjerumus dengan kenikmatan atau masa muda kita yang sering kali berfoya-foya, melakukan pergaulan bebas dan lain sebagainya.



Terutama untuk kaum muda dan untuk diri saya sendiri, kita memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar untuk Indonesia. Jika sekarang pilihan-pilihan yang kita buat salah, tidak hanya diri kita yang merasa rugi, negara yang kita cinta ini pun akan merasa merugi karena para pemudanya tidak mampu membangun Indonesia dan membawa Indonesia yang lebih baik.


Untuk teman-teman di luar sana atau pembaca blog ini, tulisan ini sama sekali tidak ada maksud atau tujuan untuk menggurui , tapi saya berharap kita semua bisa sadar dan tidak menyesal dikemudian hari dan bisa menentukan pilihan dengan baik. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari. Kalau sekarang masih salah dalam menentukan pilihan, maka segeralah berpindah jalur dan tentukan pilihan sesuai cita-cita kalian. Semoga kita semua bisa menjadi orang yang bermanfaat, bisa menentukan pilihan-pilihan yang tepat sehingga apa yang kita cita-citakan dapat tercapai. Amin.



1 komentar:

Senja and Books . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates